sweeping fpi surabaya

Sementara Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD FPI Jatim Ali Fahmi juga menegaskan bahwa athleta coupon code 20 apa yang dilakukan pihaknya adalah sebuah sosialisasi dan bukan sweeping.
Surabaya - Front Pembela Islam (FPI) DPD Jatim mendatangi 8 mal dan pusat perbelanjaan di Surabaya.
FPI sendiri sudah membuat surat pernyataan yang diminta ditanda tangani oleh pihak Toeng Market.
Iqbal menyebut ada sekitar 300-400 personel yang menyebar yang ditugaskan mengawal kegiatan ini.Hak atas foto AFP/juni kriswanto Image caption Di depan mal-mal itu, mereka menuntut agar manajemen mal tidak memaksa karyawannya yang beragama Islam mengenakan atribut Natal seperti topi Santa Claus, seperti yang difatwakan Majelis Ulama Indonesia, MUI.Ada sekitar 35 anggota FPI yang ikut dalam kegiatan ini.Foto: Imam Wahyudiyanta, fPI sosialisasikan Fatwa MUI."FPI Jawa Tengah bukan petugas satuan pengamanan atau sekuriti, jadi ngapain ikut menjaga gereja?"Tidak memaksa secara tetap boleh mengenakan atribut natal.Baca: FPI Pusat Tak Tahu FPI Surabaya Sweeping Atribut Natal."FPI Jawa Tengah tidak akan melakukan sweeping, " kata Ketua Bidang Advokasi FPI Jawa Tengah Zainal Abidin Petir kepada.Pengamanan dilakukan mengantisipasi gesekan yang mungkin saja bisa terjadi.Bersama pendiri FPI Rizieq Shihab, Kapolri Tito Karnavian setujui demo 212 di Monas."Kami mengimbau kepada mal dan pusat perbelanjaan agar tak memaksa atau mengintimidasi karyawannya untuk mengenakan atribut natal.Penegasan ini terkait masih banyaknya ujaran di media sosial yang mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan aksi sweeping.Di depan mal-mal itu, mereka menuntut agar manajemen mal tidak memaksa karyawannya yang beragama Islam mengenakan atribut Natal seperti topi Santa Claus, seperti yang difatwakan MUI.Kepada media, salah-seorang pimpunan FPI Jawa Timur, Ali Fahmi mengatakan bahwa fatwa MUI tersebut telah disepakati pihak manajamen mal.
Jadi kalau mau sosialisasi ya jangan sampai membuat masyarakat takut Tito menambahkan.




Tempo di Semarang, Kamis, 24 Desember 2015.Polisi diaku Ali sangat memediasi jalannya aksi sehingga berjalan lancar, aman dan tertib."Di media sosial masih banyak yang menulis bahwa aksi FPI hari ini ke mal dan pusat perbelanjaan adalah sweeping.FPI tak langsung menyosialisasikan sendiri ke dalam mal dan pusat perbelanjaan.Tindakan FPI di Surabaya itu berbeda dengan pandangan FPI di Jawa Tengah.Sejumlah laporan juga menyebutkan bahwa mereka mendatangi pimpinan mal dan membuat kesepakatan bahwa mereka tidak memaksa karyawannya yang beragama Islam mengenakan atribut Natal saat bekerja."Ada juga yang menggunakan istilah sosialisasi, tapi datangnya ramai-ramai, membuat rasa takut.


[L_RANDNUM-10-999]